Latest Post

2/24/2025 ,
[accordion] [item title='Detail Buku']
Judul Buku
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - SMA/MA SMK/MAK Kelas X
Kirim Saran Perbaikan - [tooltip title='Info!']Jika ada kesalahan keterangan katalog, ketik saran perbaikan di kolom ini! lalu klik tombol Aksi - Lengkapi Identitas anda - Klik tombol Saran Buku. Jika ingin meminjam buku tinggal klik tombol Aksi - Lengkapi Identitas anda - Klik tombol Pinjam Buku[/tooltip]
Kode Buku / Nomor Panggil
Klasifikasi Dewey / DCC
370.11P
ISBN
978-602-427-091-9
GMD / Jenis Eksemplar
Text
Pengarang / Penulis
Nuryadi
Penerbit
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun Terbit
2017
Jumlah Halaman
252 hlm
Bahasa
Indonesia
Sumber Buku
BOS Buku
Lokasi Buku
Rak 001
Penulis Lain
Tolib
Editor
Singgih Prajoga
Penerjemah
-
Edisi
Revisi
Cetakan
Ketiga
Jumlah Buku
6
Status Ketersediaan
Kondisi Buku
Baik
Layanan Pengguna
[/item] [item title='Lihat Buku Lainnya']




[/item] [/accordion]

2/24/2025 ,
[accordion] [item title='Detail Buku']
Judul Buku
Seni Budaya - SMA/MA SMK/MAK Kelas X
Kirim Saran Perbaikan - [tooltip title='Info!']Jika ada kesalahan keterangan katalog, ketik saran perbaikan di kolom ini! lalu klik tombol Aksi - Lengkapi Identitas anda - Klik tombol Saran Buku. Jika ingin meminjam buku tinggal klik tombol Aksi - Lengkapi Identitas anda - Klik tombol Pinjam Buku[/tooltip]
Kode Buku / Nomor Panggil
Klasifikasi Dewey / DCC
707
ISBN
978-602-282-458-9
GMD / Jenis Eksemplar
Text
Pengarang / Penulis
Mohammad Nuh
Penerbit
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun Terbit
2014
Jumlah Halaman
444 hlm
Bahasa
Indonesia
Sumber Buku
BOS Buku
Lokasi Buku
Rak 001
Penulis Lain
-
Editor
-
Penerjemah
-
Edisi
-
Cetakan
Pertama
Jumlah Buku
96
Status Ketersediaan
Kondisi Buku
Baik
Layanan Pengguna
[/item] [item title='Lihat Buku Lainnya']




[/item] [/accordion]

2/23/2025 ,
Pada Pertemuan ketiga ini narasumber telah membahas bagaimana perpustakaan sekolah dapat bertransformasi menjadi ruang yang lebih dinamis dan kolaboratif. Di pembahasan ini berupaya menggali ide-ide kreatif untuk menjadikan perpustakaan sebagai jantung kegiatan belajar mengajar, bukan hanya sekadar tempat menyimpan buku.

Ruang Kreatif dan Kolaboratif


Mari kita mulai dengan meninjau kembali fungsi perpustakaan. Dulu, perpustakaan sering dianggap sebagai tempat yang sunyi dan kaku. Namun, paradigma ini sudah seharusnya berubah. Perpustakaan modern harus menjadi ruang yang hidup, tempat siswa dan guru dapat berkolaborasi, berkreasi, dan belajar bersama.

Menciptakan Ruang yang Nyaman dan Multifungsi


Salah satu langkah penting adalah menciptakan ruang yang nyaman dan multifungsi. Perpustakaan harus memiliki area yang luas dan fleksibel, yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti:

1. Diskusi kelompok
Siswa dapat berdiskusi dan bertukar ide dalam kelompok kecil maupun besar.

2. Presentasi
Siswa dapat mempresentasikan hasil karya mereka atau belajar bersama.

3. Belajar mandiri
Siswa dapat belajar secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia di perpustakaan.

4. Kegiatan ekstrakurikuler
Perpustakaan dapat menjadi tempat untuk kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan literasi dan kreativitas.

Memanfaatkan Teknologi


Teknologi juga memiliki peran penting dalam transformasi perpustakaan. Perpustakaan modern harus dilengkapi dengan fasilitas teknologi yang memadai, seperti:

1. Komputer dan akses internet
Siswa dapat memanfaatkan komputer dan internet untuk mencari informasi, belajar, dan berkreasi.

2. Proyektor dan layar
Guru dapat menggunakan proyektor dan layar untuk presentasi atau kegiatan belajar mengajar lainnya.

3. E-book reader
Siswa dapat membaca e-book melalui e-book reader yang disediakan oleh perpustakaan.

Program dan Kegiatan yang Menarik


Selain fasilitas yang memadai, perpustakaan juga perlu menyelenggarakan program dan kegiatan yang menarik, seperti:

1. Bedah buku
Siswa dapat berdiskusi tentang buku yang baru mereka baca.

2. Workshop
Siswa dapat mengikuti workshop tentang menulis, menggambar, atau kegiatan kreatif lainnya.

3. Pertemuan dengan penulis
Siswa dapat bertemu dan berinteraksi dengan penulis favorit mereka.

Peran Kepala Perpustakaan


Kepala perpustakaan memiliki peran penting dalam transformasi perpustakaan. Kepala perpustakaan harus visioner, inovatif, dan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti guru, siswa, dan orang tua.

Mari Berkolaborasi


Transformasi perpustakaan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan perpustakaan yang lebih hidup, kreatif, dan inspiratif.


Referensi:
Kegiatan Diklat Nasional dengan narasumber Dr. Endang Fatmawati M.Si.,M.A.

2/22/2025 ,
Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap perpustakaan secara signifikan. Kepala perpustakaan, sebagai ujung tombak pengelolaan informasi, dituntut untuk memiliki kompetensi yang relevan agar dapat menjawab tantangan zaman dan memanfaatkan peluang yang ada.

Review Literasi Digital


Gerakan literasi nasional yang dicanangkan sejak tahun 2015, dengan implementasi yang dirancang dari 2020 hingga 2024, menekankan pentingnya literasi digital. Kepala perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas diri dalam literasi digital, yang akan memicu pemanfaatan TIK di sekolah.

Pengantar Manajemen Perpustakaan


Manajemen perpustakaan melibatkan proses menggerakkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepala perpustakaan, sebagai pemimpin, harus memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang-orang di sekitarnya, menjadi role model yang baik, dan memahami kebutuhan stafnya.

Tantangan dan Peluang di Era Digital


Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi perpustakaan. Tantangan seperti ledakan informasi dan perubahan perilaku pengguna harus diatasi dengan strategi yang tepat. Namun, era digital juga membuka peluang baru, seperti akses ke sumber informasi digital yang tak terbatas dan kemudahan dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Peran Kepala Perpustakaan dalam Meningkatkan Kompetensi


Kepala perpustakaan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kompetensi stafnya. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi akses ke sumber informasi, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Strategi Perpustakaan di Era Digital


Di era digital, perpustakaan perlu mengadopsi strategi yang relevan agar tetap relevan dan diminati oleh pengguna. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain:

1. Pemberdayaan Teknologi

Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna.

2. Kemitraan

Berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti sekolah, pemerintah, dan organisasi lainnya, untuk mengembangkan program-program perpustakaan yang inovatif.

3. Promosi

Mempromosikan perpustakaan melalui media sosial dan kanal lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perpustakaan.

Karakter Pemimpin yang Baik


Seorang kepala perpustakaan yang baik harus memiliki karakter yang kuat, seperti jujur, dapat dipercaya, humoris, rendah hati, dapat diandalkan, dan menginspirasi. Selain itu, kepala perpustakaan juga harus memiliki kemampuan untuk berpikir strategis, beradaptasi dengan perubahan, dan berani mengambil risiko.

Kesimpulan


Pengembangan kompetensi kepala perpustakaan adalah investasi penting untuk masa depan perpustakaan. Dengan memiliki kompetensi yang relevan, kepala perpustakaan dapat menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.


Referensi:
Kegiatan Diklat Nasional dengan narasumber Dr. Endang Fatmawati M.Si.,M.A.

2/21/2025 ,
Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia perpustakaan. Kepala perpustakaan, sebagai garda terdepan dalam pengelolaan informasi, dituntut untuk memiliki kompetensi yang relevan agar dapat menjawab tantangan zaman. Dalam video Youtube yang disertakan membahas tentang pengembangan kompetensi kepala perpustakaan, dengan fokus pada literasi digital, manajemen perpustakaan, dan integrasi pembelajaran berbasis perpustakaan.

Literasi Digital Menjadi Kunci Keberhasilan di Era Informasi


Literasi digital menjadi krusial bagi kepala perpustakaan di era informasi yang serba cepat. Kemampuan untuk memilih dan memilah informasi yang kredibel, serta memanfaatkan teknologi digital secara efektif, adalah modal penting. Kepala perpustakaan perlu menjadi contoh bagi staf dan pengguna perpustakaan dalam hal literasi digital.

Manajemen Perpustakaan yang Efektif


Manajemen perpustakaan yang efektif melibatkan berbagai aspek, mulai dari pengelolaan koleksi, sumber daya manusia, hingga promosi perpustakaan. Kepala perpustakaan perlu memiliki kemampuan manajerial yang baik agar dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada dan memberikan layanan yang berkualitas kepada pengguna.

Integrasi Pembelajaran Berbasis Perpustakaan


Perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran di sekolah. Integrasi pembelajaran berbasis perpustakaan dapat meningkatkan minat baca siswa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan memperkaya pengalaman belajar. Kepala perpustakaan perlu berkolaborasi dengan guru untuk menciptakan program-program yang relevan dengan kebutuhan siswa.

Tantangan dan Peluang di Era Digital


Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi perpustakaan. Tantangan seperti ledakan informasi dan perubahan perilaku pengguna menuntut perpustakaan untuk beradaptasi. Namun, era digital juga membuka peluang baru, seperti akses ke sumber informasi digital yang tak terbatas dan kemudahan dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Kesimpulan


Pengembangan kompetensi kepala perpustakaan adalah investasi penting untuk masa depan perpustakaan. Dengan memiliki kompetensi yang relevan, kepala perpustakaan dapat menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.

Selengkapnya dapat menyimak langsung melalui video youtube yang disertakan.


Referensi:
Kegiatan Diklat Nasional dengan narasumber Dr. Endang Fatmawati M.Si.,M.A.

2/18/2025

Ikan kakatua (parrot fish) adalah salah satu jenis ikan yang hidup di perairan dangkal tropis dan subtropis di seluruh dunia. Mereka dikenal karena warna-warni cerah dan paruh mereka yang kuat, yang mereka gunakan untuk mengikis alga dari terumbu karang.


Peran Penting Ikan Kakatua


Ikan kakatua memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan ekosistem terumbu karang. Mereka memakan alga yang tumbuh di terumbu karang, membantu mencegahnya dari pertumbuhan berlebihan yang dapat menutupi dan merusak karang. Selain itu, mereka juga membantu membersihkan terumbu karang dari alga mati dan kotoran lainnya.


Penghasil Pasir Putih


Ikan kakatua juga dikenal sebagai penghasil pasir putih. Saat mereka makan alga, mereka juga mengonsumsi sejumlah kecil karang. Karang ini kemudian dihancurkan di dalam perut mereka dan dikeluarkan sebagai pasir putih. Pasir putih ini kemudian dapat terbawa oleh arus dan akhirnya menjadi bagian dari pantai berpasir.


Ancaman Terhadap Ikan Kakatua


Sayangnya, populasi ikan kakatua di banyak wilayah terancam oleh berbagai faktor, termasuk penangkapan berlebihan, kerusakan habitat, dan perubahan iklim. Penangkapan berlebihan untuk konsumsi manusia adalah salah satu ancaman utama bagi ikan kakatua.


Ajakan untuk Tidak Mengonsumsi Ikan Kakatua


Mengingat peran penting mereka dalam ekosistem terumbu karang, sangat penting bagi kita untuk melindungi ikan kakatua. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan tidak mengonsumsi ikan kakatua. Dengan tidak membeli dan mengonsumsi ikan kakatua, kita dapat membantu mengurangi permintaan akan ikan ini dan membantu melindungi populasi mereka.


Mari Jaga Ekosistem Laut Kita


Ikan kakatua adalah bagian penting dari ekosistem laut kita. Mereka membantu menjaga kesehatan terumbu karang dan menghasilkan pasir putih yang indah. Dengan tidak mengonsumsi ikan kakatua, kita dapat membantu melindungi mereka dan ekosistem laut kita.


Kesimpulan


Ikan kakatua adalah makhluk yang luar biasa dengan peran penting dalam ekosistem laut. Mari kita lakukan bagian kita untuk melindungi mereka dengan tidak mengonsumsi ikan kakatua dan mendukung upaya konservasi lainnya.

SMA YAPIP MAKASSAR SUNGGUMINASA

{facebook#https://www.facebook.com/100012173117216} {twitter#https://twitter.com/schoolyapip/} {google-plus#https://plus.google.com/u/0/110901565791389610503} {pinterest#https://id.pinterest.com/mkssungguminasa/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UC-S_QsY5fXShgK_uu5-ezzw} {instagram#https://id.instagram.com/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget